teknik budidaya rosela

April 20, 2009 at 1:58 pm 6 comments

11ROSELLA — TANAMAN RUMAHAN KAYA MANFAAT

Kelopak bunga Rosella, rasanya enak, memiliki efek farmakologis yang bermanfaat seperti diuretik (melancarkan air seni), onthelmintic (membasmi cacing), antibakteri, antiseptik, antiradang, menurunkan panas, meluruhkan dahak, menurunkan tekanan darah, mengurangi kekentalan darah, dan menstimulasi gerak peristaltik usus. Daun, buah, dan bijinya juga berperan sebagai diuretik, antisariawan, dan pereda nyeri. Kelopak Rosella dapat mengatasi panas dalam, sariawan, kolesterol tinggi, hipertensi, gangguan jantung, sembelit, mengurangi resiko osteoporosis, dan mencegah kanker darah.

Rosella dengan nama Latin Hibiscus sabdariffa ini sedang naik daun. Padahal tanaman ini sudah lama ada di Indonesia. Dulu kelopak Rosella dikenal sebagai frambozen yang digunakan sebagai bahan pembuat sirup berwarna merah yang beraroma khas. Sekarang ini, kelopak Rosella dikenal sebagai bahan minuman dan disebut teh Rosella. Tanaman yang masih kerabat bunga sepatu ini banyak ditemukan sebagai tanaman pagar.

Rosella yang selama ini dikenal sebagai bunga, sebenarnya adalah kelopak buah. Karena bentuknya seperti bunga (terlebih jika telah dikeringkan), maka orang menyebutnya bunga Rosella.

Di Indonesia, penelitian tentang uji komponen zat gizi dan aktivitas antioksidan pada kelopak Rosella pernah diteliti oleh Ir. Didah Nurfaridah pada tahun 2005. Dalam penelitiannya, staf pengajar di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor ini menemukan bahwa kadar antioksidan yang terkandung dalam kelopak kering Rosella jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman kumis kucing dan bunga knop. Zat aktif yang paling berperan dalam kelopak bunga Rosella meliputi gossypetin, antosianin, dan glucoside hibiscin.

MENANAM ROSELLA
Pada prinsipnya tanaman Rosella dapat hidup di kondisi lahan, cuaca, serta suhu apapun, akan tetapi di setiap daerah yang berbeda akan menghasilkan warna yang berbeda pula. Rosella dapat hidup di ketinggian 0-900 m di atas permukaan laut. Rosella tumbuh baik di dataran rendah dengan ketinggian 0-500 m dpl. Pertumbuhan Rosella dapat optimal di kisaran 20-34 derajat celcius. Rosella merupakan tanaman semusim, hanya mengalami satu kali masa produktif. Batang Rosella akan tumbuh dari satu titik tumbuh. Batangnya tumbuh relatif tinggi yaitu 1-3 meter dan lebar bisa mencapai 2 meter.

Media Tanam
a. Lahan Terbuka
Dibuat alur/bedengan setinggi 15-20 cm. Tanah diberi pupuk kandang 2 kg/10 m2. Jarak tanam 1 x 1 m. Jika tanah subur maka rosela umumnya tumbuh setinggi 2-3 m dan lebar tajuk 1-1,5 m.

b. Polibag/pot
Untuk lahan yang sangat terbatas bisa menggunakan polibag dengan hasil tanam yang terbatas, biasanya tinggi pohon hanya mencapai 40-70 cm. Media polibag juga dapat dijadikan media penyiapan benih hingga berumur 1 bulan (15-20 cm).

Pembenihan (skala kecil/pemula)
Biji dibuat kecambah dengan cara direndam dalam air selama 24 jam dan ditutup dengan kapas basah selama 2-3 hari. Tanamlah biji yang telah menjadi kecambah langsung pada lahan yang telah disiapkan atau polibag. Basahi kapas setiap hari hingga semua biji berkecambah atau menyisakan biji tidak dapat berkecambah (biasanya sekitar 10 hari). Cara ini mengurangi kemungkinan rusaknya biji oleh serangga tanah atau pembusukan jika ditanam langsung, cara ini kurang efektif untuk penanaman skala besar.

Olahan Rosela
1. Cuci kelopak hasil panen dengan air bersih.
2. Belah kelopak rosela dan keluarkan bijinya.
3. Tempatkan kelopak yang telah dikupas di nampan atau alas yang bersih, lalu kering-anginkan selama kurang lebih sehari hingga layu.
4. Masukkan kelopak rosela ke dalam oven hingga temperatur maksimal 800C selama 45 menit.
5. Keluarkan rosela dari oven lalu tiriskan hingga dingin. Periksa tingkat kekeringan dengan meremasnya. Jika kelopak tidak hancur, berarti rosela belum kering. Oleh sebab itu, masukkan kembali rosela ke dalam oven dengan suhu dan waktu sama. Setelah pengeringan kedua selesai, periksa kembali dengan cara sama. Jika sudah hancur, berarti rosela sudah benar-benar kering dan siap olah.
6. Masukkan rosela kering ke dalam mesin penghancur sehingga berbentuk serbuk.
7. Setelah digiling, keringkan kembali serbuk rosela dengan suhu 700C selama 3 jam untuk menghilangkan kadar air akibat lembap saat disimpan. Agar serbuk rosela tahan lama, kadar air maksimal 4%.
8. Kemas serbuk rosela ke dalam kantong celup masing-masing berisi 2,5 g serbuk rosela.
9. Agar higienis, masukkan setiap kantong celup ke dalam plastik berukuran 5 cm x 7 cm, lalu rekatkan hingga kedap.
10. Kemas kantong-kantong rosela celup ke dalam kotak karton. Rosela celup pun siap dinikmati konsumen.

sumber sinar tani

Entry filed under: pertanian. Tags: .

Minyak Jarak, Pilihan Atasi Masalah BBM dan Kemiskinan Manfaat kunir putih bagi kesehatan

6 Comments Add your own

  • 1. rosellamerah  |  November 12, 2009 at 11:59 am

    Bagi pembaca yang ingin mencoba dan membeli bunga rosella… kami siap mensupply dalam jumlah dan kapasitas besar dengan kwalitas SUPER dan harga sesuai di pasaran. Hub 081805086394

    Reply
  • 2. NIA  |  January 14, 2010 at 7:32 pm

    artikelnya bagus. sangat membantu untuk orang yang ingin belajar Budidaya Rosela.

    Reply
  • 3. Alice  |  January 21, 2010 at 8:54 pm

    Salam kenal. Baru saja saya baca artikel ini & dari website lain. Setelah baca2, ternyata baru tau bahwa bagian bunga yg dipakai untuk dibuat minuman rosela adalah kelopak bunganya. Kalo kelopak bunganya yg dipakai, lalu mahkota bunganya di mana? Kadang2, saya juga lihat di google, bunga rosela warnanya pink muda bukan merah tua seperti biasanya. Kalo boleh tau, apakah selama penanaman ada perubahan warna mahkota dari pink ke merah tua?

    Reply
  • 4. adirt  |  September 1, 2010 at 5:13 pm

    saya mw cari pemasarannya ada ?

    Reply
  • 5. Nofri  |  September 2, 2011 at 12:13 am

    Salam kenal ….terima kasih info budidaya dan mamfaat Bunga Rossela…..Saya punya sedikit hasil dari mencoba menanam .. apakah bapak bisa membelinya

    Reply
  • 6. Chandra Wahyu Ismariyanto  |  April 16, 2012 at 9:02 am

    apa rosela hanya bisa dibuat syrup aja?
    olahan yang lain apa ada?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Pilih bahasa

Categories

status

kaskusradio.com

KasKusRadio - Indonesian Radio

rank

Alexa Certified Traffic Ranking for ayobertani.wordpress.com
April 2009
M T W T F S S
    May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

%d bloggers like this: